Month: November 2017

Catatan dari Ustadz Abdul Somad di Al Azhar 11 11 2017

Berikut sedikit catatan dari ceramah Ustadz Abdul Somad di Masjid Agung Al Azhar Jakarta Selatan, 11 November 2017
MUSLIM UNITY
Tema hari ini adalah meneladani semangat pahlawan. Apa yang kita teladani? Semangatnya. Bukan bajunya. Bukan wajahnya.
Semangat adalah sesuatu yg tak tampak, bukan materi, bukan fisik. Semangat adalah spirit, spiritual, atau soul.
Pahlawan adalah orang yg menonjol karena berani berkorban membela kebenaran.
Apa pernah Bung Tomo atau Pangeran Diponegoro minta disematkan sebagai pahlawan? Tidak.
Mereka berjuang karena Allah. Semangat itu yang kita ikuti.
Ada 7 golongan yg dapat naungan Allah di saat tidak ada naungan lain selain naunganNya, salah satunya adalah anak muda yg tumbuh dalam ibadah kepada Allah. Kenapa anak muda? Karena saat muda nafsu sedang menggelora tapi dia malah beribadah.
Janji Allah
Siapa diantara kalian yang murtad, maka Allah akan mengganti kalian dengan sekelompok orang, bagaimana sifatnya? Mereka mencintai Allah dan Allah mencintai mereka. Mereka tak pernah khawatir dalam menegakkan agama Allah.
Kalau ada orang baik dan ada orang tak baik, itu biasa. Dari sejak nabi Adam, sudah ada kabil ada habil. zaman nabi Musa, ada nabi Musa ada firaun. Zaman nabi Muhammad SAW, ada nabi Muhammad SAW ada abu jahal ada abu lahab.
Setiap tokoh ada masanya dan setiap masa ada tokohnya.
Kalau kau merasa sunyi dalam perjalanan dakwah, maka orang2 dulu pernah merasakan hal yg sama. Buya Hamka pernah dihina, dimasukkan ke dalam penjara. namun justru dari dalam penjara itu timbul ide cemerlang sehingga terbit tafsir Al Azhar.
Yusuf Al Makassari dari Makassar pernah diasingkan ke Afrika.. Cut Nyak Dien dari Aceh pernah dibuang ke Sumedang..  Pangeran Diponegoro dari Jogja pernah dicampakkan ke Makassar.
Semua itu tidak masalah selama kita yakin Allah bersama kita.
Apa kata bani israil ketika bersama nabi Musa?
“Musa.. lihatlah.. firaun di belakang… kita akan ditangkap..” Musa berkata.. “Tidak. Allah bersama kita..”
Tidak akan terjadi hari kiamat selama masih ada manusia yang mengucapkan Allah dalam lisannya..
Setan paling pintar menggoda manusia.. untuk orang2 yang sudah solat, setan tidak akan menggoda orang tersebut untuk meninggalkan solat, karena itu tidak akan mempan.
Setan akan menggoda lewat jalan lain. setan akan menanamkan permusuhan antar kita dengan perbedaan2 yang ada.
Untuk hal2 yang khilafiyah jangan diperdebatkan lagi. ada yang solat subuh pake qunut, ada yang tidak qunut. Dua duanya sama2 sah. jangan bertengkar. nanti yang senang orang yang tidak solat subuh.
Ada yang pakai celana di atas mata kaki.. ada yang celananya di bawah mata kaki, selama tidak sombong tidak haram. Jangan saling mencela, nanti yang senang orang yang tak pakai celana.
Kita sepakat dalam hal2 yang sudah disepakati, contohnya solat subuh hukumnya wajib.
Ingatlah surah Ali Imran ayat 103..  “Walaa tafarraquu..” jangan terpecah belah
Wallahu a’lam bisshawwab
Advertisements