Month: January 2018

Kinerja Emiten Konstruksi 2018

Kinerja saham sektor konstruksi mulai menunjukkan kenaikan di awal 2018. Berdasarkan data Bloomberg (23/1) kenaikannya mencapai 4,3% year to date. Beberapa sekuritas menyatakan bahwa tahun ini saham konstruksi lebih menarik. Benarkah demikian?

Untuk menjawabnya mari kita telusuri 4 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar* sebagai berikut:

[kapitalisasi pasar adalah harga yang harus dibayar untuk membeli seluruh perusahaan]

  1. WSKT. 34,7 triliun
  2. WIKA 23,1 triliun
  3. PTPP. 22,3 triliun
  4. ADHI. 7,5 triliun

Harga

harga 1

Gambar di atas menunjukkan bahwa perbandingan harga saham 3 tahun lalu  relatif menurun sekitar 43% pada 3 emiten, kecuali WSKT yang naik sebesar 44%. Namun informasi harga belum cukup untuk menentukan apakah sahamnya layak untuk dibeli.

Revenue 

revenue

Revenue keempat perusahaan terus tumbuh lebih dari 14% per tahun dimana paling besar di WSKT dengan pertumbuhan rata-rata 28%.

EPS

 eps

Earning per share (EPS) untuk 3 perusahaan terlihat tumbuh dimana pertumbuhan WKST yang paling besar.

 

PER

Price to Earning Ratio (PER) merupakan perbandingan antara harga saham dengan pendapatan per saham (EPS), dimana semakin rendah nilainya semakin bagus. Biasanya investor menggolongkan PER < 10 sebagai undervalued, PER 10-20 sebagai normal price, dan PER > 20 sebagai overvalued. Berdasarkan grafik di atas dapat dilihat bahwa PER WSKT merupakan yang terendah, padahal revenue dan EPSnya merupakan yang terbesar.

 

..to be continued..

Sumber:

 

http://www.idx.co.id/StaticData/ListedCompanies/PerformanceSummary/WSKT.pdf

(http://investasi.kontan.co.id/news/sektor-konstruksi-dorong-saham-properti)

 

https://www.sahamok.com/emiten/sektor-property-real-estate/sub-sektor-konstruksi-bangunan/

Advertisements